Mana yang Anda setujui:
Menjadi kaya itu mudah
atau menjadi kaya itu susah?
Yang manapun Anda setujui, Anda benar
Jika Anda berfikir menjadi kaya itu mudah, otak
Anda akan mencari cara untuk mewujudkannya;
dan jika Anda berfikir itu susah,
otak Anda akan mencari alasan untuk tidak bisa menjadi kaya.
Pilihan ada di tangan Anda.
Orang sukses mengendalikan pikirannya, sementara orang gagal dikendalikan oleh pemikirannya (terutama pikiran negatifnya). Cara untuk mengendalikan pikiran adalah dengan mengajukan pertanyaan yang tepat. Sebab otak, sebagai tempat pikiran berada, akan mampu memberikan jawaban atas apapun pertanyaan yang ditunjukan kepadanya.
Perhatikan 2 pertanyaan berikut ini:
- Bagaimana caranya saya, seorang anak pertani miskin dari desa dan hanya lulusan SMA bisa kaya? Apa yang harus saya pelajari dan lakukan?
- Apa mungkin saya hanya seorang anak petani miskin dari desa dan hanya lulusan SMA, bia kaya?
Baik pertanyaan pertama maupun kedua, berada dalam kondisi yang sama, yaitu anak petani miskin dari desa dan hanya lulusan SMA. Hal yang ditanyakan pun sama, yaitu apa bisa kaya? Akan tetapi, cara bertanyanya berbeda sehingga akan didapatkan jawaban yang berbeda.
Apa jawaban Anda terhadap pertanyaan pertama? Saya harus belajar berbisnis dengan bekerja kepada orang yang telah memiliki bisnis, sebagaian gaji yang saya terima akan saya gunakan untuk menambah wawasan dengan membaca buku dan mengikuti seminar penjualan, pemasaran, managemen, kepemimpinan, kecerdasan, finansial, serta komunikasi secara konsisten. Pada waktunya nanti saya akan mendirikan usaha sendiri. Jawaban dari pertanyaan pertama, " bagaimana caranya?", akan menghasilkan solusi untuk bisa menjadi kaya. Itula contoh cara mengajukan pertanyaan yang tepat.
Sementara jawaban pertanyaan kedua berkutat seputar: Sudah menjadi takdirku untuk menjadi miskin, sulit bagiku untuk menjadi kaya dengan kondisi seperti ini. Aku harus bersyukur masih memiliki orang tua yang mencintaiku, dan masih banyak orang yang lebih miskin dari aku. Daripada bermimpi jadi orang kaya, lebih baik aku jalani hidup ini apa adanya. Jawaban tersebut berisi segudang alasan untuk tidak menjadi kaya dan untuk mempertahankan keadaan miskin dengan berdalih mensyukuri yang sudah ada tanpa adanya upaya aktif untuk memperbaiki keadaan. Inilah contoh mengajukan pertanyaan yang salah.
CAMKAN, BAIK-BAIK 2 HAL BERIKUT INI !
1. Apakah selama ini Anda dikendalikan oleh pikiran Anda atau pikiran Anda,
atau pikiran Anda yang dikendalikan oleh Anda
2. Kualitas hidup Anda ditentukan oleh pertanyaan yang Anda ajukan kepada otak Anda. Apakah Anda sudah mengajukan pertanyaan yang tepat?
Semoga Bermanfaat

Ok
ReplyDelete